Jul 27

pengobatan alternatif alami typhus

Ini salah satu reaksi cepat

pengobatan alternatif typhus

“Hasil SGOT saya 47 dan SGPTjadi 51,Air kencing lebih jernih,bangun tidur lebih segar setelah rutin minum jelly gamat  untuk mengatasi typhus yg saya derita”

Solusi Pengobatan typhus dengan

jelly gamat

N a m a : Dwijo Wasi Widyanto
U m u r : 36 tahun
Alamat : Sukabumi
Keluhan : TYPHUS

Jenis Produk : Spirulina, jelly gamat

Sebelum konsumsi spirulina& jelly gamat , selama 1 tahun ini saya merasa cepat capek, susah makan, bangun tidur tidak merasa segar/masih lemas, kepala suka pusing, namun semua keluhan itu saya abaikan karena peran saya sebagai pelatih senam pernafasan Satria Nusantara.

Suatu saat saya merasa lemas dan badan terasa tidak enak. Lalu saya ke UGD, tempat saya bekerja dan ternyata saya harus dirawat. Awalnya didiagnosa dan saya menderita tipes dengan widal 1/40 1/80 1/640, seminggu kemudian tes SGOT dan SGPT dengan hasil SGOT nya 1575 dan SGPT 2227. Dari Hbs Ag (+), rasanya sama seperti divonis terkena penyakit AIDS. untuk pemesanan klik disini

Suatu saat saya diperkenalkan oleh teman saya yang bernama Bpak Johan Safari dengan produk Jelly gamat dan disusul dengan spirulina. Setelah saya konsumsi produk-produk tersebut, 1 minggu kemudian sayakembali melakukan tes SGOT dan SGPT. Hasilnya SGOT saya menjadi 47 dan SGPT saya jadi 51. Air kencing jernih melebihi sebelum saya sakit dan bangun tidur terasa sangat segar.

Walau disarankan dokter istirahat, tetapi saya merasa kondisi saya sudah membaik dan tidak ada masalah lagi, herannya lagi, kata rekan-rekan saya, wajah saya jadi lebih segar dan tambah percaya diri.untuk pemesanan klik disini

apa itu typhus ?

Penyakit Typhus atau Demam Tifoid (bahasa Inggris: Typhoid fever) yang biasa juga disebut typhus atau types dalam bahasa Indonesianya, merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella enterica, khususnya turunannya yaitu Salmonella Typhi terutama menyerang bagian saluran pencernaan. Demam tifoid adalah penyakit infeksi akut yang selalu ada di masyarakat (endemik) di Indonesia, mulai dari usia balita, anak-anak dan dewasa.Menurut keterangan dr. Arlin Algerina, SpA, dari RS Internasional Bintaro, Di Indonesia, diperkirakan antara 800 – 100.000 orang terkena penyakit tifus atau demam tifoid sepanjang tahun. Demam ini terutama muncul di musim kemarau dan konon anak perempuan lebih sering terserang, peningkatan kasus saat ini terjadi pada usia dibawah 5 tahun.

Cara Penularan Penyakit Demam Typhus (Tifoid)
Penyakit demam Tifoid ini bisa menyerang saat kuman tersebut masuk melalui makanan atau minuman, sehingga terjadi infeksi saluran pencernaan yaitu usus halus. Dan melalui peredaran darah, kuman sampai di organ tubuh terutama hati dan limpa. Ia kemudian berkembang biak dalam hati dan limpa yang menyebabkan rasa nyeri saat diraba.

Tanda dan Gejala Penyakit Demam Typhus (Tifoid)Penyakit ini bisa menyerang saat bakteri tersebut masuk melalui makanan atau minuman, sehingga terjadi infeksi saluran pencernaan yaitu usus halus. Kemudian mengikuti peredaran darah, bakteri ini mencapai hati dan limpa sehingga berkembang biak disana yang menyebabkan rasa nyeri saat diraba.

Gejala klinik demam tifoid pada anak biasanya memberikan gambaran klinis yang ringan bahkan dapat tanpa gejala (asimtomatik). Secara garis besar, tanda dan gejala yang ditimbulkan antara lain ;

  1. Demam lebih dari seminggu. Siang hari biasanya terlihat segar namun menjelang malamnya demam tinggi.
  2. Lidah kotor. Bagian tengah berwarna putih dan pinggirnya merah. Biasanya anak akan merasa lidahnya pahit dan cenderung ingin makan yang asam-asam atau pedas.
  3. Mual Berat sampai muntah. Bakteri Salmonella typhi berkembang biak di hatidan limpa, Akibatnya terjadi pembengkakan dan akhirnya menekan lambung sehingga terjadi rasa mual. Dikarenakan mual yang berlebihan, akhirnya makanan tak bisa masuk secara sempurna dan biasanya keluar lagi lewat mulut.
  4. Diare atau Mencret. Sifat bakteri yang menyerang saluran cerna menyebabkan gangguan penyerapan cairan yang akhirnya terjadi diare, namun dalam beberapa kasus justru terjadi konstipasi (sulit buang air besar).
  5. Lemas, pusing, dan sakit perut. Demam yang tinggi menimbulkan rasa lemas, pusing. Terjadinya pembengkakan hati dan limpa menimbulkan rasa sakit di perut.
  6. Pingsan, Tak sadarkan diri. Penderita umumnya lebih merasakan nyaman dengan berbaring tanpa banyak pergerakan, namun dengan kondisi yang parah seringkali terjadi gangguan kesadaran.

ANDA PESAN HARI INI,BARANG SAYA KIRIM DULU,TRANSFER JIKA BARANG SUDAH ANDA TERIMA………………………….AMANKAN ?

SILAHKAN